persija macan kemayoran..persija demi kemenangan..persija demi kejayaan..the Jak menyertaimu.

Rabu, 09 Juni 2010

Gagal Membawa Persija Juara, Engkong Mundur

----------------------------------------------------
Thursday, 20 October 2005
Menteng- IGK Manila menyatakan mundur sebagai manajer Persija Jakarta seusai turnamen Piala Indonesia berakhir. Pernyataan ini dikemukakan Manila di depan pengurus Persija yang mengadakan rapat internal di Hotel Grand Melia, Selasa malam (18/10) lalu.

Menurut Manila, terdapat tiga alasan yang membuatnya memutuskan untuk mengundurkan diri. Pertama, Persija gagal menjadi juara Liga Indonesia 2005. Kedua karena kondisi kesehatannya yang tidak memungkinkan untuk mengemban jabatan sebagai manajer. "Ketiga, dengan mundurnya saya ini bisa memberikan kesempatan kepada orang lain," ujar Manila.

Manila tidak memberikan keterangan lebih lanjut soal keputusannya itu. Menurutnya untuk keterangan lebih lanjut, dirinya menyarankan untuk menanyakan kepada Sekretaris Umum Persija Biner Tobing. "Silahkan tanya ke Pak Biner, dia yang lebih tahu," katanya. Sementara itu menurut Pengelola Persija Firman Hutajulu, keputusan Manila tersebut merupakan hak setiap individu untuk menyampaikan pendapatnya. Menurutnya, tidak ada tekanan upapun soal mundurnya Manila tersebut.

"Itu merupakan hak setiap orang untuk menyatakan pendapatnya untuk mundur sebagai manajer Persija. Jika keputusan nya seperti itu apakah kita larang?" kata Firman. Firman juga tak sepakat apabila Manila dinilai gagal selama menjadi manajer Persija. Menurutnya justru selama di bawah Manila, Persija mengalami peningkatan prestasi.


"Apakah Persija yang berada di peringkat tiga liga 2004 dan kini menjadi peringkat tiga itu dikatakan gagal? Lagi pula selama musim kompetisi 2005 ini, Persija kan selalu berada di peringkat teratas dalam klasemen? Jika tidak bisa menjadi juara itu karena tidak berhasil saja, tapi kalau dikatakan gagal, saya tidak setuju," papar Firman.

Ditanya soal peluang pengganti Manila sebagai manajer Persija mendatang. Firman tidak bersedia memberikan komentar. Menurutnya, manajer akan ditentukan seusai Piala Indonesia berakhir. Demikian pula terhadap pemain yang akan dipertahankan dan yang tidak dipertahankan. "Rasanya tidak manusiawi apabila membicarakan seseorang tentang sisi positif maupun negatif ketika orang tersebut masih berada di satu tim.

Saat ini belum bisa memastikan siapa yang dipertahankan dan tidak dipertahankan. Tunggu nanti setelah Piala Indonesia," imbuh pria yang juga sebagai Kepala Badan Pengawas Daerah (Bawasda) DKI Jakarta ini.

Ayo Engkong Buktikan, Persija Ampe Mati!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar