Salah satu perubahan paling besar adalah keputusan Persija mendatangkan Pelatih Sergei Dubrovin. Pelatih yang pernah sukses membawa Petrokimia Putra sebagai kampiun Liga Indonesia 2002 ini diharapkan bisa membawa angin segar di tubuh Macan Kemayoran. Dubrovin yang sempat dikabarkan mengalami penundaan kedatangan di Jakarta ternyata datang tepat waktu.
Mantan pelatih PKT Bontang itu pun langsung memimpin latihan Hamka Hamzah dkk. ”Saya sempat ditawari menjadi pelatih timnas Moldova ketika mengalami prestasi buruk di Kualifikasi Euro. Tapi, berkat kedekatan dengan Manajer Manila (IGK Manila), saya kembali menukangi Persija,” tuturnya.
Ditanya tentang kemampuan pemain, dalam latihan yang disaksikan puluhan Jakmania, pendukung Persija, Dubrovin mengaku belum bisa memberi penilaian. ”Dengan situasi seperti ini sangat sulit bagi pelatih untuk menilai,” kata Dubrovin, kemarin. Menurut pelatih berusia 54 tahun itu, seluruh pemain yang menjalani latihan terkesan tidak serius. Namun, dia tidak mempermasalahkan.
”Penampilan setiap individu belum memuaskan. Ya, kita lihat saja nanti,” ungkapnya. Manajer Persija IGK Manila tidak mengelak ketika ditanya apakah dirinya dan Dubrovin memiliki kedekatan. ”Kami terlihat kompak. Saya berharap prestasi Persija akan segera bangkit,” kata Manila, kemarin.
Menyangkut pemain yang menjalani seleksi awal, Manila mengatakan, latihan perdana ini menjadi tonggak awal kebangkitan Macan Kemayoran. Dia berharap Persija bisa mendapatkan pemain berkualitas dari program seleksi yang dijalani. Latihan perdana kemarin pun dijadikanmomenperpisahanbagi Pelatih Rahmad Darmawan dan Manajer Darmawan Eddie bersama seluruh pemain. Manajemen Persija mengatakan, kontrak Rahmad dan Darmawan telah habis 1 November mendatang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar